Kamis, 04 November 2010
batang-batang lidi
Seakan tidak termakan zaman, batang-batang lidi menyimpan kekuatan untuk mengajarkan bilangan secara realistis kepada siswa. Juliana salah satu Guru Ekonomi, SMA Tunas Daud Denpasar mengenang kembali masa-masa kecil saat belajar matematika. Memakai batang-batang lidi, Juliana diajarkan matematika oleh sang ayah. Tahun 1986 berkutat pada pola pembelajaran yang memang fasilitas dan sarana prasarana saat itu belum modern. Uniknya sampai sekarangpun batang-batang lidi masih digunakan disaat modernisasi menggerus peradaban termasuk pendidikan. Batang-batang lidi bisa dipegang, praktis dan membuat siswa lebih tertarik untuk belajar matematika pada tingkat dasar. Batang-batang lidi masih digunakan, baik di kota, di desa dan di pelosok-pelosok pedalaman. Tanpa kehilangan idialisme pembelajaran matematika, batang-batang lidi menunjukkan kapasitasnya sebagai media pembelajaran yang sangat efektif. Meski fasilitas modernasasi belum menjamah pedalaman, batang-batang lidi memainkan perannya sebagai pemandu mencerdaskan insan pendidikan bangsa. Apakah batang-batang lidi mampu mengantarkan siswa mencapai standar nasional pendidikan?
Langganan:
Postingan (Atom)