Kamis, 04 November 2010

batang-batang lidi

Seakan tidak termakan zaman, batang-batang lidi menyimpan kekuatan untuk mengajarkan bilangan secara realistis kepada siswa. Juliana salah satu Guru Ekonomi, SMA Tunas Daud Denpasar mengenang kembali masa-masa kecil saat belajar matematika. Memakai batang-batang lidi, Juliana diajarkan matematika oleh sang ayah. Tahun 1986 berkutat pada pola pembelajaran yang memang fasilitas dan sarana prasarana saat itu belum modern. Uniknya sampai sekarangpun batang-batang lidi masih digunakan disaat modernisasi menggerus peradaban termasuk pendidikan. Batang-batang lidi bisa dipegang, praktis dan membuat siswa lebih tertarik untuk belajar matematika pada tingkat dasar. Batang-batang lidi masih digunakan, baik di kota, di desa dan di pelosok-pelosok pedalaman. Tanpa kehilangan idialisme pembelajaran matematika, batang-batang lidi menunjukkan kapasitasnya sebagai media pembelajaran yang sangat efektif. Meski fasilitas modernasasi belum menjamah pedalaman, batang-batang lidi memainkan perannya sebagai pemandu mencerdaskan insan pendidikan bangsa. Apakah batang-batang lidi mampu mengantarkan siswa mencapai standar nasional pendidikan?

Senin, 30 Agustus 2010

AROMATERAPI UNTUK BELAJAR MATEMATIKA

Masalah utama dalam pendidikan pelajaran Matematika di Indonesia adalah rendahnya hasil belajar siswa di sekolah. Padahal, hasil belajar bukan hanya aspek kemampuan mengerti pelajaran Matematika sebagai pengetahuan, tetapi juga aspek sikap terhadap Matematika. Isu yang melatarbelakangi permasalahan tersebut adalah pendapat umum yang menyatakan Matematika merupakan pelajaran sulit. Bahkan masuk dalam daftar pelajaran paling sulit dimengerti. http://www.suaramerdeka.com/
Suasana yang menyenangkan adalah syarat mutlak yang diperlukan supaya anak suka belajar. Menurut hasil penelitian tentang cara kerja otak, bagian pengendali memori di dalam otak akan sangat mudah menerima dan merekam informasi yang masuk jika berada dalam suasana yang menyenangkan. http://www.balita-anda.indoglobal.com/
Salah satu upaya dalam membuat anak belajar dengan hati yang senang, dan tidak stres adalah dengan mengkondisikan suasana tempat belajar senyaman mungkin. Salah satu cara adalah dengan memanfaatkan aromaterapi. Terapi aroma bekerja dengan cara mempengaruhi kerja otak. Saraf-saraf penciuman yang terangsang dengan adanya aroma tertentu secara langsung berhubungan dengan hipotalamus, bagian otak yang mengendalikan sistem kelenjar yang mengatur hormon-hormon yang mempengaruhi pertumbuhan dan aktivitas tubuh lain, seperti detak jantung, fungsi pernafasan, pencernaan, suhu tubuh, dan rasa lapar.